KITAB AL-MU’JAM

Oleh: Ust. Amin Saefullah Muchtar
Pentakhrijan hadis dengan kitab ini akan efektif dan efesien apabila terdapat kesamaan versi antara kitab-kitab milik seorang pentakhrij dengan maraji’ (literatur) yang dipergunakan dalam al-Mu’jam. Hal ini penting untuk diperhatikan karena proses pencetakan kitab-kitab di atas telah menimbulkan beragamnya versi, sehingga sistem penomoran bab, hadis, jilid, dan halaman tidak sesuai dengan sistem penomoran yang dimaksud oleh al-Mu’jam. Jika demikian halnya, penggunaan kitab ini menjadi tidak efesien, sebab akhirnya waktu akan tersita banyak dipergunakan untuk menelusuri nomor-nomor tersebut, yang tidak menutup kemungkinan terjadi selisih puluhan nomor.

Untuk mengetahui versi manakah kitab-kitab yang dapat dijadikan acuan dalam menelusuri maraji’ versi al-Mu’jam, kami kemukakan keterangan sebagai berikut:

[a] Shahih al-Bukhari

Para ulama yang sezaman dengan Wensick bahkan terlibat secara aktif dalam transliterasi (penerjemahan) al-Mu’jam ke dalam bahasa Arab, khususnya M. Fuad Abd al-Baqi, telah berupaya menetapkan sistem penomoran kitab, bab, dan hadis sesuai dengan penomoran Shahih al-Bukhari versi al-Mu’jam. Upaya M. Fuad Abd al-Baqi ini dijadikan acuan oleh beberapa penerbit atau percetakan ketika mempublikasikan Shahih al-Bukhari, antara lain al-Maktabah al-Islamiyah, Istanbul-Turki, tahun 1979. Shahih al-Bukhari edisi ini merupakan tashwir (copy ulang) dari edisi perdana tahun 1315 H. sebanyak 8 juz (4 jilid). Sistem penomoran kitab dan bab pada edisi ini telah disesuaikan dengan Shahih al-Bukhari versi al-Mu’jam. Di samping itu dapat digunakan pula Shahih al-Bukhari cetakan manapun yang mengacu pada sistem penomoran M. Fuad Abd al-Baqi pada kitab Fath al-Bari syarh Shahih al-Bukhari, cetakan al-Salafiyah, Kairo.

[b] Shahih Muslim

Shahih Muslim yang sesuai dengan versi al-Mu’jam adalah [a] cetakan Isa al-Babi al-Halabi, Kairo-Mesir; [b] terbitan Dar Ihya al-Kutub al-‘Arabiyyah, Kairo-Mesir, tahun 1374 H/1955 M. Keduanya dicetak sesuai dengan sistem penomoran M. Fuad Abd al-Baqi.

[c] Sunan al-Tirmidzi

Sunan al-Tirmidzi yang dijadikan maraji’ oleh al-Mu’jam adalah Sunan al-Tirmidzi yang telah di-tahqiq (editing) oleh 3 ulama, yaitu Ahmad Muhamad Syakir pentahqiq juz I dan II; M. Fu’ad Abd al-Baqi pentahqiq juz III; Syekh Ibrahim ‘Uthwah ‘Audh sebagai pentahqiq juz IV dan V. Walaupun sistem penomoran pada juz I dan II terdapat sedikit perbedaan. Sunan al-Tirmidzi versi ketiga ulama ini telah diterbitkan oleh Isa al-Babi al-Halabi, Kairo-Mesir pada tahun 1356 H/1937 M. Kemudian dicetak ulang oleh Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, Beirut-Lebanon, tahun 1408 H/1987 M, dilengkapi dengan fahras (indeks) sesuai dengan penomoran al-Mu’jam al-Mufahras dan Tuhfah al-Asyraf.

[d] Sunan Abu Daud

Sunan Abu Daud yang sesuai dengan versi al-Mu’jam adalah Sunan Abu Daud dengan tahqiq (editing) Izzet Ubaid al-Du’as dan ‘Adil al-Sayyid, yang dipublikasikan oleh Dar al-Hadits, Himsh-Syria, tahun 1393 H./1974 M. Juga dengan tahqiq Syekh Muhyi al-Din Abd al-Hamid, terbitan Dar al-Fikr.

[e] Sunan al-Nasai

Sunan al-Nasai yang sesuai dengan versi al-Mu’jam adalah terbitan al-Maktabah al-Tijariah al-Kubra, Kairo, tahun 1347 H/1928 M. Serta terbitan dengan hasyiah (komentar ringkas) Imam al-Suyuthi dan al-Sindi, namun tanpa penomoran bab. Kemudian Dr. Abd al-Fatah Abu Guddah telah berupaya menomorinya, dilengkapi dengan fahras.

[f] Sunan Ibn Majah

Sunan Ibn Majah yang sesuai dengan versi al-Mu’jam adalah terbitan al-Isa al-Babi al-Halabi, Kairo, dengan sistem penomoran M. Fuad Abd al-Baqi. Edisi Abd al-Baqi ini diterbitkan pula oleh Dar Ihya al-Kutub al-‘Arabiyyah, Kairo, tahun 1372 H./1952 M.

[g] Sunan al-Darimi

Sunan al-Darimi yang sesuai dengan versi al-Mu’jam adalah terbitan Madinah, tahun 1386 H./1966 M., Abdullah Hasyim al-Yamani.

[h] Muwatha Malik

Muwatha Malik yang sesuai dengan versi al-Mu’jam adalah terbitan al-Isa al-Babi al-Halabi, Kairo, dengan sistem penomoran M. Fuad Abd al-Baqi. Khusus untuk kitab Muwatha Malik, Wensinck dan kawan-kawan memberikan pedoman pada pengantar jilid I tentang berbagai kitab [topik] yang dimuat pada Muwatha Malik serta metode penulisan topik itu pada al-Mu’jam.

[i] Musnad Ahmad

Musnad Ahmad yang sesuai dengan versi al-Mu’jam adalah edisi perdana cetakan al-Mathba’ah al-Maimuniyyah, Mesir, tahun 1313 H/1919 M. Kemudian dicopy oleh Maktabah al-Islami dan Dar Shadir, Beirut, dan diterbitkan sebanyak enam jilid bersama kitab Muntakhab Kanz al-Ummal fi Sunan al-Aqwal wa al-Af’al pada hamisy-nya (pinggir halaman kitab). Pada jilid pertama disertakan fahras rawi-rawi kitab musnad susunan Syekh Nashir al-Din al-Albani.

Apabila rujukan yang dipergunakan seorang pentakhrij sesuai dengan versi-versi di atas, maka pentakhrijan hadis dengan kitab al-Mu’jam relatif lebih mudah dilakukan.

Iklan

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: